Kamis, 11 Juni 2020

Inilah Kedelapan Nama Calon Kapolri Pengganti Idham Azis versi IPW

SIARAN PERS IPW : Neta S Pane-Ketua Presidium Ind Police Watch

Komjen Rycko saat ziarah ke makam Ibunda Jokowi (net)
MESKIPUN masa jabatan Kapolri Idham Azis masih enam bulan lagi, bursa calon Kapolri di internal kepolisian mulai marak dipergunjingkan. Sedikitnya ada delapan nama yang disebut sebut masuk sebagai calon kuat dalam bursa calon Kapolri.
Dari pendataan Ind Police Watch (IPW), kedelapan nama itu, terdiri dari lima jenderal bintang tiga (Komjen) dan tiga bintang dua (Irjen). Kedelapan nama ini mulai dari lulusan Akademi Kepolisian tahun 1988 A hingga lulusan tahun 1991.
Mereka adalah Komjen Rycko (Kabaintelkam), Komjen Agus (Kabaharkam), Komjen Boy Rafly (Kepala BNPT), Komjen Sigit (Kabareskrim) dan Komjen Gatot (Wakapolri). Sedangkan untuk bintang dua ada Irjen Nana (Kapolda Metro Jaya), Irjen Lufti (Kapolda Jateng) dan Irjen Fadhil (Kapolda Jatim).

Ketiga jenderal bintang dua ini bisa masuk bursa calon Kapolri karena menjelang Idham Azis pensiun ada dua posisi jenderal bintang tiga yang bakal pensiun, yakni Kepala BNN dan Sestama Lemhanas.

Kamis, 11 Juli 2019

Diskusi Hulu Migas : Kontribusi Usahanya sebagai Penggerak Perekonomian

Pembukaan diskusi hulu migas di Hotel Jatra, Balikpapan, Kamis (11/7/2019)
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) menghimpun para perwakilan dari unsur pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Timur serta para pemangku kepentingan lainnya untuk menghadiri diskusi hulu minyak gas bumi (migas), Kamis (11/7/2019) di Hotel Jatra, Balikappan.

Tema yang diangkat, “Kontribusi Kegiatan Usaha Hulu Migas sebagai Penggerak Perekonomian Pengembangan Industri di Daerah”, diskusi terbuka dihadiri oleh legislatif, eksekutif dan akademisi, yang diharapkan dapat memberikan informasi mengenai peran sektor hulu migas bagi pengembangan industri lokal di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.

Minggu, 13 Januari 2019

Go Internasional, MuyenBrand Ikuti Hongkong Fashion Week 2019


JAKARTA, KABARINDONESIA.CO.ID - Setelah sukses di Jakarta Fashion Week 2018 lalu, kali ini MuyenBrand mengikuti event bertaraf intenasional kembali yaitu Hongkong Fashion Week 2019, yang diselenggarakan 14 - 17 Januari 2019 di Hongkong Convention and Exibition Center, Hall 1C. 

Tema yang diunsung adalah Opulance yang merepresentasikan arti dari kata itu sendiri yakni kemewahan dan akan menampilkan 24 koleksi spring summer pada acara ini. MuyenBrand adalah merek fashion di kancah internasional yang mengutamakan keanggunan, detail mewah dari renda, manik-manik, hiasan kristal. 

Semua detail dijahit dengan baik dalam kain mewah seperti organza, sutra, renda, dan lain-lain. MuyenBrand kali ini juga menampilkan koleksi lainnya pada Booth 1EC06 pada acara HKFW 2019. 


Sejarah MuyenBrand berawal dari kreativitas desainer Flamuyen Miranda yang memang sudah menggeluti dunia fashion dari usia muda. Menurut Managemen MuyenBran, Dayat Rahmat, sejak tahun 2012 Flamuyen Miranda telah membuka butik di daerah Sampit, Jakarta Selatan. 

Investor Harus Gandeng Partner Lokal, Pemerintah Dorong Pengembangan Kawasan Bisnis Morowali

Menko Luhut Pandjaitan saat bertemu dengan investor di Morowali, Sulawesi Tengah
MOROWALI, KABARSULTENG.CO.ID- Menko Maritim Luhut Pandjaitan saat berkunjung ke kawasan IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) mengadakan pertemuan makan malam dengan investor/calon investor dari Cina yang berpartisipasi dalam mengembangkan kawasan industri ini,Kamis (10-1-2019).  Menko Luhut mengatakan bahwa pemerintah sangat mendorong upaya pengembangan kawasan industri ini tetapi ada syarat yang tidak boleh diabaikan.

"Pemerintah akan membantu agar ini bisa dikembangkan menjadi kawasan ekonomi khusus tetapi syaratnya, Anda harus menggandeng partner lokal. Hal ini tidak boleh ditawar. Tentunya kerjasama itu harus menguntungkan kedua belah pihak," tegasnya.

Selasa, 09 Oktober 2018

RST Ksatria Airlangga Sudah Tangani 912 Pasien


Misi Kemanusiaan dari Alor ke Palu 


Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga melakukan misi kemanusiaan hingga pulau terpencil (dok/RST Airlangga)
PALU, KABARINDONESIA.CO.ID-Semenjak Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) mengawali misi sosial pelayanan kesehatan dokter spesialis dari Pulau Nusa Penida, Pulau Alor hingga saat ini ke lokasi bencana Donggala sudah menangani 912 pasien orang pasien. Dari jumlah tersebut 188 orang pasien dilakukan tindakan operasi.
Jenis tindakan operasi yang dilakukan meliputi operasi katarak, hernia, teroid, amandel, persalinan cesar, bibir sumbing, tumor jinak, sampai bedah tulang.
“Tetapi dari sekian banyak operasi yang mendominasi adalah katarak.  Mungkin karena mereka tinggal kawasan pantai sehingga sering terpapar sinar ultraviolet yang bisa berdampak munculnya katarak,” kata dr. Agus Harianto, SpB, direktur RSTKA.

NEWS UPDATE

POPULER

INFO CUACA SULTENG